PENERAPAN SISITEM PERHITUNGAN PENYUSUTAN AKTIVA TETAP MELALUI PENDEKATAN GARIS LURUS PADA PT KERETA API INDONESIA DAOP III CIREBONPERNYATAAN

Mohamat Setiawan

Abstract

Pada penelitian kali ini penulis melaksanakan penelitian di PT. Kereta Api Indonesia DAOP III Cirebon dan mengambil judul mengenai sistem Perhitungan metode penyusutan aktiva tetap melalui pendekatan garis lurus pada PT. Kereta Api Indonesia DAOP III Cirebon. Fenomena yang terjadi di PT. Kereta Api Indonesia adalah terkadang ada beberapa aktiva tetap yang tidak tercatat pada daftar akun aktiva tetap perusahaan. Dan fenomena lainnya adalah sering terjadi kecelakaan kereta api dimana pada tahun 2012 terdapat 29 kecelakaan dan pada tahun 2013 meningkat menjadi 31 kecelakaan. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan menggunakan verifikasi perbandingan dengan teori umum (grand theory). Dimana pendekatan verifikasi menggunakan metode induktif dimana fakta-fakta dikumpulkan terlebih dahulu kemudian membuat generalisasi. Verifikasi merupakan salah satu cara pengujian hipotesis yang tujuan utamanya adalah untuk menemukan teori-teori, prinsipprinsip, generalisasi, dan hukumhukum. Dari penelitian yang penulis laksanakan dapat diketahui bahwa PT. Kereta Api Indonesia melaksanakan perolehan aktiva tetap dengan prosedur SAAT (Sistem Akuntansi Aktiva Tetap) dan menggunakan metode garis lurus untuk menyusutkan aktiva tetap yang dimiliki. Aktiva yang tidak tercatat pada daftar akun aktiva tetap pada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dapat mengakibatkan aktiva tetap yang dimaksud tidak tersusutkan. Dan kecelakaan kereta api yang terjadi pada tahun 2012 dan 2013 dapat mengakibatkan nilai buku pada beberapa aktiva tetap yang memiliki nilai minus (loss) walaupun aktiva tersebut masih memiliki masa manfaat yang cukup produktif antara 9 sampai 13 tahun.

Full Text:

PDF