Dari Sintaksis ke Pemahaman : Natural Language Processing (NLP) dalam Filsafat Ilmu Komputer
Abstract
Perkembangan Natural Language Processing (NLP) sebagai cabang dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membuka ruang baru dalam pemahaman hubungan antara bahasa, pengetahuan, dan pemikiran komputasional. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau NLP dari perspektif filsafat ilmu komputer, dengan menekankan keterkaitan antara aspek ontologis, epistemologis, dan filsafat bahasa dalam pembentukan sistem NLP. Dari sisi filsafat bahasa, pendekatan NLP berupaya menghubungkan simbol linguistik dengan realitas kognitif, sementara dari sisi filsafat ilmu komputer, NLP mencerminkan epistemologi komputasional yang berusaha memahami bagaimana mesin dapat mengetahui dan memahami melalui algoritma pembelajaran. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pengembangan NLP modern, seperti Word2Vec, GloVe, dan BERT, secara implisit mengandung dimensi filosofis tentang makna, representasi, dan pemahaman. Oleh karena itu, integrasi antara filsafat bahasa dan filsafat ilmu komputer menjadi penting untuk memastikan bahwa arah perkembangan kecerdasan buatan tetap berpijak pada pemahaman etis dan ontologis tentang makna dan pengetahuan manusia
Copyright (c) 2026 Jurnal ICT: Information Communication & Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





